Gua baca koran pagi ini, berita pembunuhan,
kerusuhan, kemiskinan, pemukimam kumuh, koruptor, penjilat tak henti mengisi
halaman depan.
Semuanya bikin kening keriput, ada yang mati
terbunuh, rumah ludes semuanya bikin rusuh, koruptor divonis bebas, penjilat
dibilang kena peralat, ah busyit lo pada udah saraf !!
Pernah kah kalian berusaha bersikap mengayomi,
saling melindungi, memaafkan mereka yang sendalnya lo curi. Gak pernah kan, gak
bakalan pernah.
Kalian Cuma pengen aman, mobil dan rumah mewah tetep
dalam genggaman, kantong tebal duit bulanan kencang, sambil duduk di atas
sampan menghitung lembar perlembar dolar an.
Buat kalian yang suka nusuk orang, yang terkadang
pisau dapur mak lo sendiri yang lo pegang, bisa kan kalian berpikir kematian,
mati digantung tali pinggang yang lo pasang.
Mereka gak tau masalah, mereka terpaksa pasrah,
karena lo pada terlalu memaksa mereka supaya berbuat salah.
Kalian yang bangga dipanggil pembunuh, koruptor, dan
penjilat ayo dong bukak mata. Liat apa yang udah lo buat, kematian, kerusuhan,
kemiskinan, kebohongan, semuanya terlalu meraja lela.
Jika nanti kalian udah ngerasa, gua jamin negara
kita bakalan selalu cerah, manusianya bebas tertawa, anak kecil dengan
bahagianya bermain sepeda.
Jika nanti kalian udah pada bertobat, gua jamin akan
banyak yang manggil lo sobat, senyum manis waktu lo lewat, lo bakalan tertidur
dengan lelap.
Sekarang mau kan kalian berhenti, biar gak ada lagi
yang mati bunuh diri, biar gak ada lagi yang harus saling menangisi.
Hingga saat gua baca koran besok, gak ada lagi yang
kena bacok, gak ada lagi yang suka nyogok, gak ada lagi pekerja pekerja yang
pada mogok.
Yang ada Cuma berita bahagia, sana sini saling
memuja, sana sini saling tertawa, sana sini saling membuka pintu rumah.
Enak kan punya negara tentram, kondisi dijamin
selalu aman, posisi dipastikan selalu menguntungkan, gua mau negara itu, negara
kita yang paling bermutu !!.